Kamis, 04 Desember 2014

Resolusi Akhir Tahun yang Sederhana

Dan tidak terasa, Desember menjelang.
Sejauh memori saya, rasanya begitu banyak hal yang terjadi di tahun ini, yang menyumbang berbagai warna berbeda dalam hidup saya. Just to recall the memories a little bit.......

Permulaan tahun 2014...
Saya merayakannya secara sederhana di salah satu rumah teman dekat saya bersama teman-teman lainnya. Berdiri dengan antusias di balkon, menyalakan kembang api dan ikut hanyut bersama dentuman petasan tanda dimulainya tahun baru 2014. Saat itu saya tidak memiliki resolusi apapun untuk tahun menjelang, entah kenapa. Mungkin karna saya telah merasa cukup dengan apapun yang saya miliki saat itu.


Pertengahan 2014....
Dapat dibilang adalah saat tersibuk dan terproduktif di hidup saya. Dengan intensitas magang, kuliah, dan kepanitiaan dalam acara kampus yang cukup padat, saya merasa sangat hidup dan bersemangat. I felt really fresh to see a whole new world outside mine.
Selain itu, di pertengahan tahun juga saya bertemu dengannya, dia yang hingga sekarang selalu terselip dalam setiap doa saya, dan yang doanya selalu saya amini adanya.

Akhir 2014.....
Sebuah kekecewaan yang mendalam menimpa saya dan sangat mengubah cara saya memandang dunia, perihal ekspektasi berlebih terhadap beberapa orang terdekat di hidup saya. Namun bukan itu yang ingin saya bahas disini. Adalah bahwa di akhir tahun 2014 ini, salah satu resolusi hidup yang entah dari kapan saya ucapkan diam-diam akhirnya terwujud. Saya berhasil memulai bisnis kecil-kecilan beratasnamakan kedai kopi, bersama dia. BellyKupi, sebuah kedai kopi yang saya dan dia perjuangkan dari titik nol dan sudah mulai menjalani bulan ketiga sekarang. Bisnis ini bukan sebuah bisnis besar yang ribet dengan segala tetek bengeknya, naun cukup sangat menyita perhatian saya and i'm pretty excited about it like always. Saya harap, 5 tahun dari sekarang, BellyKupi bukan lagi sekedar sebuah kedai kopi :)


Dan sekarang, kurang dari sebulan menuju tahun baru, resolusi baru, hidup baru. Melihat setahun ke belakang, saya merasa masih belum menjalani semuanya secara maksimal. Saya merasa masih ada banyak waktu yang terbuang, banyaknya opportunity cost dari tindakan-tindakan yang saya pilih, dan kurangnya saya dalam menikmati hidup.
Kabar baiknya adalah, tidak ada kata terlambat untuk berubah. Saya harus berjanji untuk lebih memanfaatkan waktu dengan baik, melakukan hal-hal yang walaupun sulit namun akan saya syukuri beberapa tahun dari sekarang, dan lebih banyak berdoa serta bersyukur atas apa yang saya miliki.

Sekarang, sudah saatnya bagi mata, telinga, tangan, kaki, dan hati untuk bekerja lebih keras. Sudahi waktu yang terbuang percuma, selesaikan urusan yang berguna, dan segera raih mimpi yang sempat tertunda :)

Semangat menjalani bulan terakhir tahun 2014, Nick!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;