
taken from google
Dear T dan I,
Hai, hai, hai. Sebelum aku menuliskan apapun yang nantinya akan membuat kalian shock dan ternganga serta terharu jijay, aku ingin memberi tahu bahwa ini surat pertama yang kutulis seumur hidupku. Say thanks to oom @hurufkecil dengan canangan "30 Hari Menulis Surat Cinta" nya di twitter. Surat cinta? Entahlah, apapun ini, yang penting jangan sampai surat ini berakhir di tong sampah pikiran kalian. Hargailah!
Tahu nggak? Orang pertama yang kupikirkan ketika ingin menulis surat ini sebenarnya adalah pacarku. Tapi, ketika aku baru menyusun ide-ide kalimat di dalam otak, nama kalian berdua mendadak muncul seperti pop-up, memberiku inspirasi dan semangat lebih untuk menulis ini ;) sekali lagi, hargailah!
Belakangan aku hanya sering berpikir bahwa hubungan kita bertiga sudah semakin renggang. Aku bahkan, jujur saja, mulai merasakan perasaan agak asing ketika aku menemui salah satu dari kalian. Call me lebay, tapi aku kangen masa-masa awal kuliah. Tepatnya ketika ospek.
Aku ingat ketika kita masih menjalani ospek di kampus baru yang masih terasa asing untuk kita semua. Itu adalah masa-masa dimana mungkin semua orang akan menyimpan taring dan borok-boroknya dulu demi seorang teman. atau banyak. Semua bersikap ramah, aku ingat sekali.
Tapi tidak dengan kalian. Ingat kan, sebelum ospek kita sudah mulai dekat? Bahkan kita bertiga hampir setiap hari curhat secara paralel. Jadi tidak heran, ketika akhirnya bertemu, aku bisa merasakan kenyamananku yang pertama setelah aku menginjak kampus itu. Ya, aku baru saja mendapatkan 2 sahabat baru. Bahkan, dengan begonya, aku entah kenapa kepikiran untuk melabeli kita bertiga dengan sebutan "bayi tabung kecampur". Kuharap kalian masih mengingatnya. *baiklah, aku mulai menulis ini dengan perasaan campur aduk. it's H-1 UAS loh!!!*
Ketika akhirnya kegiatan ngampus dimulai, kita bertiga yang beda jurusan, ternyata masih akrab dan bahkan makin dekat. Aku selalu suka dan tidak pernah bosan memandangi satu persatu foto kita bertiga. Apalagi ketika sadar bahwa aku yang paling cantik disana :p
Inget nggak, film pertama yang kita tonton? Final Destination 5! Film yang sukses membuat salah satu dari kalian ketakutan dan akhirnya menutupi mukanya dengan tas ransel.
Film kedua yang kita tonton? Abduction! Film yang, ehem, agak sedikit diatas level perfilman yang diijinkan mama untuk kutonton. kesal sekali mengingat sebagian besar adegan film kuhabiskan dengan menutup mata. Oh iya, aku bahkan masih mengingat popcorn yang waktu itu lebih manis daripada popcorn yang pertama kali kita beli.
Inget nggak, suatu hari kita pernah, secara kebetulan, memakai baju yang sama-sama berwarna biru? Dan demi mengabadikan momen ajaib itu, kita bertiga foto-foto dikampus. Bahkan hal sekecil itu kuanggap ajaib, entah kenapa.
Oh iya, bagaimana dengan fotobox pertama kita di GI? Bukan fotonya yang membuatku senyum-senyum sendiri saat ini, tapi perjuangan kita kesana yang terbilang cukup ekstrim. Untuk pertama kalinya semenjak di Jakarta, aku menyebrang jalan tanpa melewati jembatan penyebrangan. Dan menginjak bundaran HI! HAHA.
Kalian juga objek yang sering kuceritakan kepada pacarku loh. selalu senang membahas kalian berdua :)
Semoga kalian nggak pernah berpikir kondisiku yang sekarang, yang udah nggak jomblo lagi ini, menjadi pemutus hubungan per-bayitabungkecampur-an kita. Kalian tetap salah satu yang menduduki posisi teratas hatiku kok. Tapi sering-seringlah berkunjung, biar nggak berdebu.
Semoga bayi tabung ini akan selalu hidup. Dan semoga kita nggak pernah tua sekalipun beranjak dewasa.

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact